Bagikan Ke Teman

Selama bertahun2 Eben dan Martha menjaga sebuah toko kelontong kecil, tapi suatu hari Martha jatuh sakit dan dibawa ke rumah sakit. Itu terjadi berbulan2 yang lalu. Ia sekarang sudah keluar dari rumah sakit, tapi ia tidak dapat pulih lagi. Aku sudah tidak tahan untuk bisa melihat toko itu, pikir Martha suatu sore. kalau aku benar2 hati2, kukira aku bisa ke sana. Toko itu tidak terlalu jauh. Perlu waktu lama baginya untuk menyeret dirinya menuju kota, tapi akhirnya ia berdiri di ujung jalan kecil tempat toko itu berada. Tiba2 ia berhenti. Tidak jauh dari situ Eben berdiri di trotoar. Sebuah nampan tergantung di lehernya. Dengan suara bergetar ia menawarkan barang dagangannya. Martha bersandar pada dinding bangunan di dekatnya agar bisa tetap berdiri. Kemudian ia mengerti. Toko itu telah dijual untuk membayar biaya rumah sakitnya. Malam itu ketika Eben datang, kedinginan dan kelelahan dengan penuh keveriaan Martha mengajukan pertanyaan kuno itu:bagaimana usahamu Eben? Tidak pernah sebaik ini Martha, jawabnya ceria dan Martha berdoa semoga Allah memberkati Eben atas semangatnya yang seperti matahari bersinar cerah dan atas cintanya kepadanya. Buku ini menyimpan kekayaan yang tidak ternilai. Di sinilah kita akan mendapati bahwa kekalahan dan kekurangan tidak berarti akhir dari segalanya.


Pilihan Transaksi

Pengiriman

jne


Orang lain juga melihat

Novel Love, Rosie karya Cecelia Ahern

Novel Love, Rosie karya Cecelia Ahern

Rp 35,0000

Novel Ika Natassa

Novel Ika Natassa

Rp 80,0006

Divortiare

Divortiare

Rp 30,00012

Novel wonder bahas inggris

Novel wonder bahas inggris

Rp 80,0002