Bagikan Barang Ini

Komentar Publik

Ebook Reem: Apakah maut dan desing peluru ini akan mematahkan cintamu? - Sinta Yudisia

icon

5 months ago oleh best_seller_ebook

icon

Rp 5,000

icon

0 Suka

icon

Baru

icon

Tak ada yang indah saat bersekutu dengan kematian Sebab, sesudah mati adalah ketiadaan Aku berharap mendapati suaramu, yang dapat dikenali di padang luas Mahsyar Sebab, ke mana hati ingin melarikan diri? Reem masih ingin hidup sepuluh, dua puluh, bahkan lima puluh tahun lagi bila mungkin. Untuk belajar, melukis, menulis puisi, melintasi perbatasan Palestina, dan merawat anak-anak pengungsi di Jardine d'enfants. Tetapi, kematian telah mengintai dengan pertanyaan dan dunia menyuguhkan ketidakpastian. Setiap kali air mata jatuh, Reem seakan berdoa mengucapkan permintaan terakhir. Ia masih memiliki sisa umur, jadi ia masih boleh mengucapkan permohonan. Kasim pernah meyakinkannya, sekalipun ia tak punya rahim, ia masih bisa menjadi ibu dari anak-anak Palestina. Reem dan Kasim telah begitu banyak menjalani dialog demi dialog tentang peradaban dan masa depan. Di lorong-lorong kota-kota Maroko tempat meraka bertemu dan kisah cinta itu terpatri. Reem berharap dapat melukis sendiri jalan hidupnya. Tetapi, tak satu pun mengetahui takdir masing-masing. Akankah ia mendapatkan dambaan jiwanya? Atau ia takluk pada takdir yang menjadikannya bidadari yang didamba surga? "Sinta Yudisia selalu berhasil memikat pembaca dengan karyanya. Narasi yang dibawakan mengalun dramatik. Karakter Reem, gadis Palestina, dengan kehidupan penuh luka, bertemu Kasim, pria Indonesia yang semangat. Plot cerita yang emosional dengan pesan kemanusiaan yang dalam, namun diselipkan kisah jenaka melalui tokoh Ilham dan Alya. Kisah yang membuat kita tak sabar membuka halaman demi halaman novel." -Rahmadiyanti Rusdi, Pekerja buku, Traveler

Dapatkan Ini

icon

Opsi pengiriman

Bertemu Penjual

best_seller_ebook
best_seller_ebook
isFacebookVerifiedisEmailVerified
Ulasan
  • 27
  • 0
  • 0

KAMU MUNGKIN SUKA