URUT BERDASAR
Kondisi
HARGA
Rp
Rp
PILIHAN TRANSAKSI

Aneka Properti Terlengkap

Sekarang, properti merupakan asset penting bagi setiap orang. Ini dikarenakan oleh nilai jual properti yang senantiasa naik setiap tahunnya. Investasi dalam bentuk properti merupakan langkah yang sungguh baik agar terhindar dari masalah keuangan di hari esok. Ada beberapa jenis properti di Indonesia, yakni tanah, apartemen, rumah, dan ruko.

Bila ingin berinvestasi dalam properti, tidak perlu pengalaman dan keahlian tertentu. Investasi properti adalah sangat aman dan sesungguhnya aman untuk semua orang. Properti adalah investasi tahan lama, yang artinya adalah memiliki jangka waktu lama. Dalam kurun 3-5 tahun saja, perkembangan nilai jual properti Anda sudah besar kenaikannya dibanding harga beli sebelumnya.

Agar mengurangi resiko pengeluaran berlebihan, jika Anda hendak berinvestasi properti dalam bentuk rumah, pastinya lebih baik Anda memeli rumah yang memang sudah jadi. Bila ingin berinvestasi properti apartemen, Anda lebih baik juga membeli barang-barang untuk apartemen tersebut. Bila berinvestasi properti ruko atau tempat usaha, Anda dapat mencari lokasi yang paling baik seperti dekat keramaian dan aksesnya mudah.

Di Carousell Anda bisa temukan macam-macam jenis properti di seluruh Indonesia. Rumah, tanah, apartemen, dan ruko, semua bisa Anda dapatkan. Carousell merupakan situs yang tepat jika Anda hendak menjual atau menyewa properti. Jika Anda hendak menyewa rumah, Anda dapat temukan macam-macam tipe rumah di Carousell, dengan berbagai cara pembayaran.

Jika Anda ingin menyewa apartemen, Anda bisa temukan juga bermacam apartemen yang disewa harian, mingguan, ataupun bulanan di Carousell. Apabila kamu sedang kuliah atau juga bekerja di luar kota, Anda bisa juga mencari rumah kost murah di Carousell yang fasilitasnya dan harganya baik. Segala jenis properti yang tersebar di seluruh Indonesia ada lengkap di Carousell.

Tips Membeli Rumah Murah Di Acara Pameran Properti

Sekarang, rumah adalah kebutuhan semua orang. Rumah selalu dicari orang, apalagi oleh pasangan yang baru saja memulai rumah tangga. Betul sekali, rumah adalah salah satu investasi jangka panjang dan nilainya selalu naik setiap tahun. Bila Anda menunda membeli rumah setahun saja, harganya sudah berbeda pula.

Ada banyak penyebab mengapa rumah harganya selalu naik tiap tahun. NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak selalu naik, begitu juga inflasi, dan juga jumlah permintaan. Rata-rata, kenaikan harga rumah melonjak jauh dibandingkan pendapatan rata-rata. Ini memang sebuah situasi yang ironis. Tetapi Anda jangan berkecil hati karena ternyata masih ada cara memiliki rumah dengan harga yang bersahabat.

Simak tips cermat membeli rumah murah berikut ini:

· Pilih Rumah Subsidi Dahulu

Mengapa Anda memilih rumah bersubsidi dahulu? Hal ini karena harganya yang lebih murah dibanding rumah pasaran. Alasan mengapa harganya bisa lebih murah adalah sebagian besar dana untuk penyediaan rumah ini ditanggung oleh pemerintah. Segeralah temukan rumah subsidi karena kesediaannya terbatas namun permintaannya tinggi.

· Pilih Penawaran Bunga Yang Rendah

Cicilan KPR Anda akan jauh lebih hemat dengan bunga yang rendah bila membandingkan dengan KPR yang bunganya lebih tinggi di pasaran.

Bunga KPR akan berubah bergantung dari SBDK, atau Suku Bunga Dasar Kredit yang sedang berlaku. Penentuannya adalah dengan perhitungan berdasarkan penilaian bank atas resiko debitur. Akan tetapi, bunga KPR tidak selalu sama dengan SBDK. Lebih baik Anda mencari tahu lebih dulu akan bunga KPR dari setiap bank sebelum mengambil KPR rumah.

Rata-rata SBDK atau Suku Bunga Dasar Kredit terletak pada sekitar 10% menurut data dari Bank Indonesia di tahun 2016. Tetapi, tidak berarti bahwa tidak ada penawaran lebih rendah. Bunga sekitar 8,5% sampai 8,99% dapat Anda temukan di Carousell. Perhitungannya pun dijelaskan secara lengkap.

· Pikirkan Lokasi dan Akses Transportasi

Akses transportasi dan juga lokasi adalah hal yang penting Anda perhitungkan saat membeli rumah.

Hal ini agar usaha Anda memburu rumah jangan sampai tidak menghasilkan apapun, karena ongkos transportasi akan bertambah apabila rumah yang dibeli lokasinya jauh dari tempat kerja. Terlebih lagi, waktu Anda akan terbuang Cuma-Cuma jika jaraknya sudah jauh, aksesnya macet pula.

Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan lokasi dari rumah incaran Anda. Banyak rumah yang dijual berada pada lokasi Jabodetabek, yakni Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Anda juga dapat bertanya pada marketing representative akan jarak rumah dengan akses transportasi, contohnya stasiun kereta, halte bus, atau jalan raya. Tujuannya agar Anda mendapat rumah nyaman, lokasi dan aksesnya pun baik.

· Masuk di List Pembeli Pertama

Bila Anda masuk daftar pembeli pertama, maka Anda berhak mendapatkan diskon, ataupun uang muka yang rendah, dan hadiah-hadiah misalkan AC ataupun sepeda motor. Tidaklah sama acuan untuk menjadi pembeli pertama pada setiap developer perumahan.

Terkadang developer membuat syarat lima pembeli pertama, ada juga developer yang membuat syarat sepuluh pembeli pertama. Anda dapat langsung mendaftarkan diri sebagai pembeli pertama dan dengan membayar biaya booking, Anda beserta pasangan Anda sudah tenang untuk mendapatkan rumah yang Anda pilih dan juga developernya.

Di Bank BTN contohnya, jika ingin mengajukan KPR, syarat terpenting adalah harus berusia maksimal 45 tahun. Anda lalu tinggal mempersiapkan KTP dan keterangan sumber pendapatan, lengkap dengan syarat-syarat yang diajukan oleh developer perumahan.

Walaupun terasa merepotkan, ada pula alternatif yang Anda dapat lakukan untuk pengajuan. Di Carousell, Anda dapat mengajukan KPR ke bank BTN tanpa bersusah payah, karena semua fasilitas disiapkan untuk Anda di Carousell. Simulasi dan persyaratan pun lengkap dicantumkan di Carousell. Bila Anda senang menggunakan smartphone atau gadget untuk aktivitas setiap hari, Carousell cocok dikunjungi untuk mencari KPR.

Apakah rumah yang Anda incar dapat menjadi milik Anda atau orang lain semua tergantung dari cepat dan lambatnya Anda membuat keputusan. Membayar biaya booking adalah cara pasti. Tetapi, akan menjadi rugi bila Anda nantinya tidak jadi membeli rumah itu karena kendala dalam KPR. Sebab itu, pertimbangkanlah matang-matang dimulai dari kemampuan bayar Anda, dan juga budget yang dihitung dari penghasilan Anda.